Rabu, 25 Juni 2014

AMT

 

  A.  Curriculum Vitae
Dari CV (Curriculum Vitae) pelamar, pemimpin perusahaan (perekrut) dapat mengetahui potensi-potensi para calon anggotanya. CV (Curriculum Vitae) ibarat sarana promosi diri (cerminan pribadi pelamar). Keseriusan, kreativitas dan kecermatan dalam bekerja dapat dilihat dari CV (Curriculum Vitae) yang pelamar rancang. Berikut ini adalah langkah-langkah yang bisa dicoba untuk membuat CV (Curriculum Vitae) Profesional :

1. Menggunakan kertas putih polos untuk CV Profesional
Kertas putih polos terkesan formal, bersih, nyaman dibaca, sederhana dan menyiratkan niat suci untuk untuk bekerja. Sedangkan kertas yang terdapat gambar latar terkesan kurang formal dan dapat mengurangi kenyamanan membaca. Ukuran kertas yang umum untuk CV (Curriculum Vitae) ialah kertas A4 80 gram atau ukuran lain sejenis.
2. Tampilan yang rapi dan indah (estetik) CV Profesional
Secara naluriah manusia menyukai hal-hal yang bersifat rapi dan indah. Kerapian dapat mempermudah perekrut memahami CV (Curriculum Vitae). Rapikan format susunan baris, kolom dan tabel sehingga terkesan rapi dan menarik.
Kerapian dapat menggambarkan seseorang yang tertib, teratur, sistematis juga kemampuan bekerja-sama dengan orang lain. Keindahan dapat menggambarkan kreativitas, ide, humanisme juga kepekaan sosial.
Cermati juga kepada siapa Anda mengajukan CV (Curriculum Vitae). Jika Anda hendak mengajukannya kepada instansi/lembaga yang bersifat konvensional seperti instansi/lembaga pemerintahan, pendidikan atau BUMN, maka unsur kerapian bisa lebih Anda tonjolkan. Jika Anda hendak mengajukannya kepada instansi/lembaga yang bersifat bebas dan menjunjung tinggi kreativitas seperti bidang periklanan, EO (Event Organizer) ataupun penerbitan, maka Anda dapat menonjolkan unsur keindahan pada CV (Curriculum Vitae).
3. Jenis huruf (font) CV Profesional
Anda dapat menggunakan satu atau dua jenis huruf (font) untuk digunakan dalam penulisan CV (Curriculum Vitae). Secara umum dalam CV (Curriculum Vitae) hanya menggunakan satu jenis huruf. Anda dapat mencoba jenis huruf yang umun terdapat pada komputer-komputer seperti Arial atau Times New Roman. Anda juga dapat mem-variasikan ukuran huruf, misal dengan memperbesar ukuran huruf pada Judul. Ukuran huruf pada isi CV (Curriculum Vitae) umumnya 11pt atau 12pt.
4. Tata bahasa, tanda baca dan ejaan CV Profesional
Gunakan tata bahasa formal dan gunakan kalimat efektif dalam penulisan CV (Curriculum Vitae) untuk memudahkan perekrut memahami isi CV (Curriculum Vitae) Anda. Perhatikan juga ejaan pada CV (Curriculum Vitae) apakah sesuai dengan EYD begitu pula jika Anda menulis CV (Curriculum Vitae) dalam format Bahasa Inggris.
Gunakanlah tanda baca yang jelas untuk lebih memudahkan perekrut memahami kalimat yang terdapat pada kalimat dalam CV (Curriculum Vitae) seperti tanda koma, titik, titik dua, dsb. Untuk istilah asing, Anda dapat menggunakan jenis huruf miring (Italic) pada kalimat Anda.
Anda dapat pula menggabungkan dua bahasa (Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris) dalam penulisan CV (Curriculum Vitae) Anda dengan bahasa utama adalah Bahasa Indonesia. Anda dapat menambahkan bahasa asing tambahan tersebut bersebelahan ataupun tepat di bawah kalimat bahasa utama dengan membedakan formatnya, misal dengan memperkecil ukuran huruf, mencetak miring, memberi warna berbeda dan atau menambahkan tanda kurung.
5. Eksplisit
Gunakanlah penulisan kalimat dengan jelas dan detail sehingga perekrut dapat menginterprestasikan kalimat dalam CV (Curriculum Vitae) Anda tanpa ambigu. Misalnya dalam CV (Curriculum Vitae) pada bagian pendidikan, Anda menuliskan Sarjana Hukum Universitas Islam Indonesia dengan tidak menambahkan kota lokasinya. Perekrut mungkin sedikit kesulitan dalam mengasumsikan lokasi pendidikan Anda. Maka Anda dapat menambahkan kota lokasi pendidikan Anda menjadi Sarjana Hukum Universitas Islam Indonesia - Yogyakarta.
6. Isi CV (Curriculum Vitae) Profesional
Isilah CV (Curriculum Vitae) Anda secara padat dan berisi. Kemungkinan besar perekrut tidak punya banyak waktu untuk menyaring semua CV (Curriculum Vitae) yang terkirim dengan membaca secara detail/lengkap keseluruhan isi CV. Perekrut mayoritas hanya membaca poin-poin penting dalam CV (Curriculum Vitae) Anda tanpa banyak memperhatikan secara detail mengenai diri Anda secara keseluruhan, misalnya mengenai makanan kesukaan Anda, nama anak/istri anak Anda dan sejenisnya. Isi CV (Curriculum Vitae) yang dapat Anda tulis antara lain :
1.     Identitas diri (Nama lengkap dengan gelar, Tempat tanggal lahir, Alamat lengkap, Nomor telepon, Alamat email/situs jika ada, Hobi, Tinggi/Berat badan jika diperlukan).
2.     Riwayat pendidikan (Nama Sekolah, Tahun lulus, Jurusan, Nilai, Kota Lokasi, Pendidikan Formal dan Non-Formal).
3.     Pengalaman kerja (Nama Perusahaan, Alamat Perusahaan, Bidang Usaha, Posisi Pekerjaan, Tugas Pekerjaan, Prestasi Pekerjaan dan Lama Anda Bekerja).
4.     Pengalaman organisasi.
5.     Prestasi/penghargaan.
6.     Karya.
7.     Referensi kerja (bila ada).
8.     Konsistensi karir (bila posisi awal Anda bekerja adalah di bidang keuangan sehingga Anda berpindah perusahaan tetap memilih profesi di bidang keuangan).
Isi CV (Curriculum Vitae) Anda sesuai dengan kualifikasi yang dibutuhkan dalam rekrutmen. Karena isi CV (Curriculum Vitae) yang tidak sesuai dengan spesifikasi kualifikasi rekrutmen akan ditinggalkan.
Tulislah CV (Curriculum Vitae) dengan jujur. Isi CV (Curriculum Vitae) yang jujur akan lebih mudah mendapat respek terutama saat proses wawancara. Dalam proses tersebut biasanya dapat diketahui kejujuran dalam isi CV (Curriculum Vitae).
Dalam penulisan isi CV (Curriculum Vitae) juga terdapat hal-hal yang sebaiknya dihindari dalam penulisan isi CV (Curriculum Vitae). Di antaranya adalah : Agama (bisa diperdebatkan), Keanggotaan ormas atau partai politik tertentu, Jenis Kelamin (sebagian diperdebatkan), Permintaan gaji (bergantung pada persyaratan kualifikasi) dan Permintaan fasilitas.
7. Jumlah halaman CV Profesional
Isi CV (Curriculum Vitae) mayoritas tidak lebih dari dua halaman. Pada umumnya hanya satu halaman saja. Namun jika isi dari CV (Curriculum Vitae) Anda banyak dan penting untuk ditampilkan (misal riwayat pekerjaan, pendidikan/kursus, pelatihan dan penghargaan/karya), maka Anda dapat menambah menjadi tiga halaman atau lebih. 

B.   Cara Menulis Surat lamaran Kerja Yang Baik Dan Benar 
Beberapa orang masih banyak yang kebingungan dan tidak tahu sama sekali cara menulis surat lamaran kerja yang baik itu bagaimana, terutama bagi yang baru lulus SMA maaupun SMK ajaran tahun ini, jika anda termasuk salah satunya anda tidak usah gelisah karena kali ini saya akan memberikan contoh surat lamaran kerja yang baik dan benar.
Sebelum melihat contohnya alangkah baiknya anda perhatikan terlebih dahulu cara penulisan surat lamaran kerja yang benar, berikut ini adalah beberapa susunan penulisan surat lamaran kerja yang benar.

  • Menggunakan Bahasa Indonesia yang Baik dan Benar
  • Struktur Surat Lamaran Kerja
  • Singkat, Padat, Informatif dan Tepat Sasaran
  • Beri Tanda Tangan Pada Surat Lamaran Kerja Anda
  • Surat Lamaran Kerja Harus Bersih dan raih

C.   Pengertian Psikotes
Psikotes merupakan serangkaian tes yang dilakukan oleh Psikolog (profesional) atas permintaan klien (individu atau organisasi) untuk memberikan gambaran utuh tentang aspek-aspek psikologis seseorang sesuai dengan kebutuhan dan keperluan klien.
Tes tersebut diberikan sebagai alat atau sarana bagi Psikolog untuk dapat memahami secara utuh aspek-aspek psikologis individu agar dapat memberikan gambaran (profile psikogram) setiap individu yang mengikuti tes tersebut.
Keseluruhan proses tes tersebut dilakukan sesuai dengan standar pelayanan kode etik psikolog.
Psikotes sebenarnya bukan ujian, karena itu tidak benar kalau dikatakan tidak lulus ujian psikotes; karena yang dilakukan oleh Psikolog adalah meminta respon atas pernyataan/pertanyaan yang diberikan kepada individu sesuai dengan keadaan yang sesungguhnya orang yang bersangkutan. Respon tersebutlah yang dijadikan indikator untuk memberikan gambaran profile setiap individu yang mengikuti tes.






Akuntansi Manajemen



   Pengertian Akuntansi Manajemen
Akuntansi manajemen adalah salah satu bidang akuntansi yang tujuan utamanya adalah menyajikan laporan-laporan sebagai satu satuan usaha untuk kepentingan pihak internal dalam rangka melaksanakan proses manajemen yang meliputi perencanaan, pengorganisasian, pengarahan dan pengendalian.
Akuntansi Manajemen merupakan akuntansi yang bertujuan menghasilkan informasi keuangan untuk kepentingan manajemen (pihak intern perusahaan) dalam usaha mencapai tujuan perusahaan (Rita Eni Purwanti & Indah Nugraheni). Informasi tersebut diperlukan oleh manajemen untuk bahan pertimbangan pengambilan keputusan manajemen serta melihat/menilai hasil-hasil yang sudah diperolah suatu perusahaan.
Akuntansi Manajemen adalah proses pengidentifikasi, mengukur dan melaporkan informasi ekonomi keuangan, untuk memungkinkan adanya penilaian dan keputusan yang jelas dan tegas bagi manajemen yang menggunakan informasi tersebut di mana titik sentralnya untuk pihak-pihak di dalam organisasi perusahaan. Misalnya :  Kalkulasi biaya produk, Kalkulasi biaya suatu aktivitas, Kalkulasi biaya suatu department.


Perbedaan antara akuntansi manajemen dan akuntansi keuangan termasuk:[1]

1.   Akuntansi manajemen memberikan informasi kepada orang-orang dalam suatu organisasi sedangkan akuntansi keuangan terutama bagi mereka yang di luar itu, seperti pemegang saham
2.   Akuntansi keuangan diperlukan oleh hukum sedangkan akuntansi manajemen tidak. Standar khusus dan format mungkin diperlukan untuk akun hukum seperti dalam Standar Akuntansi Internasional di Eropa.
3.   Akuntansi keuangan meliputi seluruh organisasi sedangkan akuntansi manajemen mungkin lebih fokus kepada produk tertentu atau pusat biaya.
Akuntansi manajerial digunakan terutama oleh orang-orang dalam sebuah perusahaan atau organisasi. Laporan dapat dihasilkan untuk setiap periode waktu seperti harian, mingguan atau bulanan. Laporan dianggap "mencari masa depan" dan telah meramalkan nilai bagi mereka yang ada di dalam perusahaan.
Akuntansi keuangan digunakan terutama oleh orang-orang di luar perusahaan atau organisasi. Laporan keuangan biasanya dibuat untuk jangka waktu yang ditetapkan, seperti tahun fiskal atau periode. Laporan keuangan secara historis faktual dan memiliki nilai prediktif untuk mereka yang ingin membuat keputusan keuangan atau investasi dalam suatu perusahaan.
Akuntansi manajemen adalah cabang akuntansi yang terutama berkaitan dengan laporan keuangan rahasia untuk penggunaan eksklusif dari manajemen puncak dalam sebuah organisasi. Laporan ini dibuat dengan menggunakan metode ilmiah dan statistik untuk sampai di nilai moneter tertentu yang kemudian digunakan untuk pengambilan keputusan. Laporan tersebut dapat meliputi:
·         Laporan perkiraan penjualan
·         Analisis anggaran dan analisis komparatif
·         Studi kelayakan
·         Laporan konsolidasi dan merger
Akuntansi Keuangan, di sisi lain, berkonsentrasi pada produksi laporan keuangan, termasuk persyaratan pelaporan dasar profitabilitas, solvabilitas likuiditas, dan stabilitas. Sifat laporan ini adalah dapat diakses oleh pengguna internal dan eksternal seperti pemegang saham, perbankan dan para kreditur.


 Peran dalam korporasi]

Konsisten dengan peran lain dalam korporasi saat ini, akuntan manajemen memiliki hubungan pelaporan ganda. Sebagai mitra strategis dan penyedia keputusan berdasarkan informasi keuangan dan operasional, akuntan manajemen bertanggung jawab untuk mengelola tim bisnis dan pada saat yang sama harus menyediakan semua hubungan antar laporan dan tanggung jawab untuk mengorganisasikan keuangan korporasi.
Kegiatan akuntan manajemen memberikan informasi bisnis termasuk peramalan dan perencanaan, melakukan analisis varians, mengkaji dan memantau biaya yang melekat dalam bisnis adalah orang yang memiliki akuntabilitas ganda untuk kedua tim keuangan dan bisnis

MYOB




   Pengertian MYOB Accounting

MYOB merupakan kepanjangan dari Mind Your Own Bussiness, yang berarti bagaimana cara kita untuk
mengelola transaksi keuangan kita sendiri. Secara umum fungsi dari MYOB sama dengan program akuntansi lainnya, yaitu mengerjakan siklus akuntansi dan menghasilkan laporan keuangan serta laporan lain yang disediakan oleh MYOB Accounting.

Membuka Program MYOB

Program MYOB dapat langsung dibuka melalui desktop komputer Anda apabila telah terinstal sebelumnya dengan benar. Caranya adalah dengan mengklik double atau tekan Enter pada icon MYOB, Kemudian Akan tampil seperti berikut ini :



Keterangan :
·  Open               : Membuka Data Perusahaan yang telah dibuat sebelumnya
·  Create             : Membuat Data baru perusahaan
·  Explore            : Melihat contoh data perusahaan yang telah disediakan oleh MYOB
·  What’s New    : Melihat informasi tentang fasilitas baru yang disediakan MYOB
·    Exit                      :  Keluar dari program MYOB

LANGKAH-LANGKAH MEMULAI PROGRAM MYOB 1

  • Untuk memulai program myob, bukalah program myob dengan cara:
double klik pada icon myob acc V13 pada dekstop
klik start, all program, myob acc V13
Kemudian akan muncul tampilan sebagai berikut:
  • klik create, selanjutnya muncul tampilan
  • klik nextt, muncul tampilan
  • isikan semua informasii yang dimintaa sesuai dengan data perusahaan yang kita kerjakan.. misalnya diisi seperti berikut:
  • klik nextt. muncul tampilan

Current financial year: isikan periode akuntansi dari transaksi-transaksi yang kita kerjakan
last month of financial year : isikan bulan terakhir dari periode akuntansi transaksi-transaksi yang kita kerjakan.
conversion month : isikan bulan dimana kegiatan transaksi-transaksi itu terjadi (misal dalam bulan desember), ini juga dapat diisi dengan awal bulan dari periode akuntansi.
Number of accounting period : isikan jumlah bulan dalam satu periode akuntansi yang kita kerjakan (umumnya 12 bulan)
  • selanjutnyaa klik nextt.. akan muncul tampilan:
gambar diatas berisi konfirmasi dari informasi-informasi yang telah kita isikan sebelunyaa.. klik nextt.. 
MODUL PURCHASE
Modul purchase pada comment center dapat juga di buka melalui menu COMMENT CENTER>PURCHASE .Modul prchase di gunakan untuk mencatat seluruh transaksi yang berhubungan dengan transaksi pembelian .Baik itu pembelian kredit ,penbelian tunai ,return barng ,potongan harga bahkan transaksi pembayaran utangusaha pun di catat melalui modul ini.
Modul purchase ini terdiri beberapa comment button,yaitu;
Ø  Preaper electronic payment,dapat memproses pembayaran atas pembelian
Ø  Enter purchase ,dapat mencatat transaksi pembelian yang sedang berlangsung baik secara tunai maupun kredit
Ø  Paybill,dapat mencatat pembayaran-pembayaran dari pembelian  yang belum terbayar
Ø  Print purchase orders,dapt mencetak faktur-faktur pembelian yang belum terbayar
Ø  Print cheque ,dapat mencetak  cek yang berhubugan dengan pembelian,pembayaran hutang ,serta return  atas pembelian
Ø  Purchase register, dapat melihat hasil pencatatan pembayaran pembelian ,dan return pembelian
Ø  Transaktion journal,dapat melihat rincian jurnal pembayaran atas penagihan dari pelanggan pada tabulasi purchase .

Auditing

     


  A.              Pengertian Auditing (Pemeriksaan)
Auditing adalah suatu proses yang sistematis untuk memperoleh dan menilai bukti-bukti secara objektif, yang berkaitan dengan asersi-asersi tentang tindakan-tindakan dan kejadian-kejadian ekonomi untuk menentukan tingkat kesesuaian antara asersi-asersi tersebut dengan kriteria yang telah ditetapkan dan mengkomunikasikan hasilnya kepada pihak-pihak yang berkepentingan.
Definisi di atas mengandung arti yang luas dan berlaku untuk segala macam jenis auditing atau pengauditan yang memiliki tujuan berbeda-beda. Adapun kalimat-kalimat kunci dalam definisi auditing di atas adalah sebagai berikut:
1. Proses yang Sistematis
Yaitu mengandung makna sebagai rangkaian langkah atau prosedur yang logis, terencana, dan terorganisasi.
2. Memperoleh dan Menilai Bukti Secara Obyektif
Yaitu mengandung arti bahwa auditor memeriksa dasar­-dasar yang dipakai untuk membuat asersi atau pernyataan oleh manajemen dan melakukan penilaian tanpa sikap memihak.
3. Asersi-asersi tentang Tindakan-tindakan dan Kejadian­kejadian Ekonomi
Yaitu asersi atau pernyataan tentang kejadian ekonomi yang merupakan informasi hasil proses akuntansi yang dibuat oleh individu atau suatu organisasi. Hal penting yang perlu dicatat adalah bahwa asersi-asersi tersebut dibuat oleh penyusun laporan keuangan, yaitu manajemen perusahaan atau pemerintah, untuk selanjutnya dikomunikasikan kepada para pengguna laporan keuangan, jadi bukan merupakan asersi dari auditor.
4. Tingkat Kesesuaian antara Asersi-asersi dengan Kriteria yang Telah Ditetapkan
Yaitu secara spesifik memberikan alasan mengapa auditor tertarik pada pernyataan atau asersi dan bukti-bukti pendukungnya. Namun agar komunikasi tersebut efisien dan dapat dimengerti dengan bahasa yang sama oleh para pengguna, maka diperlukan suatu kriteria yang disetujui bersama. Dalam audit laporan keuangan, kriteria yang digunakan untuk mengukur tingkat kesesuaian adalah Prinsip Akuntansi Berterima Umum (PABU).

5. Mengkomunikasikan Hasilnya kepada Pihak-pihak yang Berkepentingan
Yaitu kegiatan terakhir dari suatu auditing atau pengauditan adalah menyampaikan temuan-temuan dan hasilnya kepada pengambil keputusan. Hasil dari auditing disebut atestasi atau pernyataan pendapat (opini) mengenai kesesuaiannya antara asersi atau pernyataan tersebut dengan kriteria yang ditetapkan, yaitu prinsip akuntansi berterima umum (PABU). 
         B.               Jenis – Jenis Audit

Ø Audit keuangan

Audit keuangan adalah audit terhadap laporan keuangan suatu entitas (perusahaan atau organisasi) yang akan menghasilkan pendapat (opini) pihak ketiga mengenai relevansi, akurasi, dan kelengkapan laporan-laporan tersebut.

Ø Audit operasional

Audit Operasional adalah pengkajian atas setiap bagian organisasi terhadap prosedur operasi standar dan metode yang diterapkan suatu organisasi dengan tujuan untuk mengevaluasi efisiensi, efektivitas, dan keekonomisan (3E).

Ø Audit ketaatan

Audit Ketaatan adalah proses kerja yang menentukan apakah pihak yang diaudit telah mengikuti prosedur, standar, dan aturan tertentu yang ditetapkan oleh pihak yang berwenang.

Ø Audit investigatif

Audit Investigatif adalah: 1. "Serangkaian kegiatan mengenali (recognize), mengidentifikasi (identify), dan menguji (examine) secara detail informasi dan fakta-fakta yang ada untuk mengungkap kejadian yang sebenarnya dalam rangka pembuktian untuk mendukung proses hukum atas dugaan penyimpangan yang dapat merugikan keuangan suatu entitas (perusahaan/organisasi/negara/daerah)." 2. "a search for the truth, in the interest of justice and in accordance with specification of law" (di negara common law)
Jadi, audit itu adalah suatu rangkaian kegiatan yang menyangkut:
1.   Proses pengumpulan dan evaluasi bahan bukti
2.   Informasi yang dapat diukur. Informasi yang dievaluasi adalah informasi yang dapat diukur. Hal-hal yang bersifat kualitatif harus dikelompokkan dalam kelompok yang terukur, sehingga dapat dinilai menurut ukuran yang jelas, seumpamanya Baik Sekali, Baik, Cukup, Kurang Baik, dan Tidak Baik dengan ukuran yang jelas kriterianya.
3.   Entitas ekonomi. Untuk menegaskan bahwa yang diaudit itu adalah kesatuan, baik berupa Perusahaan, Divisi, atau yang lain.
4.   Dilakukan oleh seseorang (atau sejumlah orang) yang kompeten dan independen yang disebut sebagai Auditor.
5.   Menentukan kesesuaian informasi dengan kriteria penyimpangan yang ditemukan. Penentuan itu harus berdasarkan ukuran yang jelas. Artinya, dengan kriteria apa hal tersebut dikatakan menyimpang.
6.   Melaporkan hasilnya. Laporan berisi informasi tentang kesesuaian antara informasi yang diuji dan kriterianya, atau ketidaksesuaian informasi yang diuji dengan kriterianya serta menunjukkan fakta atas ketidaksesuaian tersebut.

C.  Pernyataan Standar Auditing (PSA)

PSA merupakan penjabaran lebih lanjut dari masing-masing standar yang tercantum di dalam standar auditing. PSA berisi ketentuan-ketentuan dan pedoman utama yang harus diikuti oleh Akuntan Publik dalam melaksanakan penugasan audit. Kepatuhan terhadap PSA yang diterbitkan oleh IAPI ini bersifat wajib bagi seluruh anggota IAPI. Termasuk di dalam PSA adalah Interpretasi Pernyataan Standar Auditng (IPSA), yang merupakan interpretasi resmi yang dikeluarkan oleh IAPI terhadap ketentuan-ketentuan yang diterbitkan oleh IAPI dalam PSA. Dengan demikian, IPSA memberikan jawaban atas pernyataan atau keraguan dalam penafsiran ketentuan-ketentuan yang dimuat dalam PSA sehingga merupakan perlausan lebih lanjut berbagai ketentuan dalam PSA. Tafsiran resmi ini bersifat mengikat bagi seluruh anggota IAPI, sehingga pelaksanaannya bersifat wajib.



EPN

   

  A.   Cara membuat karangan dalam bahasa inggris
Cara membuat karangan dalam bahasa inggris sebenarnya sangatlah mudah. Tetapi akan menjadi sangat sulit jika kita tidak memiliki pengetahuan yang cukup baik. terutama penguasaan kosakata dan pola-pola kalimat yang sesuai dengan grammar. 
membuat karangan dalam bahasa inggris juga akan terasa membingungkan jika anda tak memiliki kemampuan dalam merangkai tiap paragraf. apalagi jika tugas karangan tersebut harus dikerjakan ber lembar-lembar. wah bikin rumit tuch...
agar lebih mudah cobain trik di bawah ini.

1. Membuat kerangka karangan
buatlah terlebih dahulu kerangka karangan yang sesuai dengan tema yang akan dibuat. misal tema nya adalah holiday (liburan). buatlah kerangka karangan yang terkait dengan holiday. ikuti kaidah what, when, who, why, where, how. antara 8-10 paragraf atau lebih.

2. Mengembangkan kerangka
dari kerangka karangan yang telah kamu buat. langkah selanjutnya adalah mengembangkan kerangka tersebut menjadi paragraf demi paragraf. tulis saja apa yang ada di pikiranmu jangan berpikir terlalu lama. hal ini disebut sesi brainstorming. jangan takut salah, tulis saja apa yang terlintas karena nanti ada proses revisi/editing.

3.  Editing
jika anda merasa karangan anda sudah cukup. langkah selanjutnya adalah proses editing. lakukan perbaikan secara bertahap. editing biasanya selalu terkait dengan koreksi pola kalimat, penggunaan tanda baca hingga sinkronisasi antar paragraf. 

4. Beri nilai seni pada karangan anda
saat belajar writting khususnya membuat karangan. banyak pelajar yang boring atau justru membenci writting. hal ini tidak lain disebabkan oleh ; tidak adanya nilai seni pada hasil tulisannya sendiri. coba lah untuk menyisipkan sedikit konflik atau bumbu-bumbu cerita pada karangan anda. kelak dikemudian hari motivasi anda dalam menulis akan tetap terjaga dengan baik. hal ini juga akan memberikan nilai plus bagi tulisan-tulisan anda karena karangan anda memiliki dinamika dan cerita yang unik untuk dibaca.

5. Beri pengantar dan ending yang indah
agar terlihat lebih pro. beri 1 paragraf pengantar pada awal tulisan anda dan akhiri dengan ending cerita yang indah. anda juga bisa menyisipkan beberapa kata mutiara dalam bahasa inggris sebagai moral message yang akan menambah bobot tulisan anda.



6. Gunakan pola yang anda kuasai
bagi yang pemula. sebaiknya jangan dulu memaksakan untuk membuat kalimat yang rumit-rumit. anda juga harus menghindari kalimat bahasa inggris yang kosakatanya tidak anda kuasai. buatlah karangan dengan pola yang anda kuasai. 

semakin sering anda menulis akan semakin mahir dalam mengarang. untuk meng upgrade skill writting anda. mintalah seseorang untuk mengkoreksi hasil tulisan anda. sering-seringlah membaca artikel berbahasa inggris karena dengan sering membaca berarti kita akan terus menambah kosakata baru.
Langkah langkah presentasi enggunakan bahasa iggris
Langkah pertama:
Berilah kalimat sapaan dan ucapan salam terima kasih karena telah hadir dalam acara tersebut:
- Assalamu’alaikum Wr. Wb / Thank you for coming to / I am glad to see you all.
- Good morning / afternoon/ evening everybody / friends/ guys.
- Good morning / Afternoon ladies and gentlemen. an honor to meet you here :)
Langkah kedua:
Perkenalkan diri Anda / kelompok
- Let me introduce myself. My name’s .......... Iam from
- Let me introduce myself and my partner. I am .... and my partner is ..... . We are from
Langkah ketiga:
Jelaskan isi, maksud dan tujuan Anda dalam presentasi
- I would like to talk about how to create a blog, create a blog can use wordpress cms. The first step is to create a blog how to buy a domain and hosting. Once in the synchronous domain and hosting we can simply fill in the content of the blog. After that we can design the layout of the blog is in accordance with the theme of our blog.
- In this opportunity, i would like to present .........
Langkah keempat:
Setelah Anda menjelaskan isi, maksud dan tujuan Anda dalam presentasi, Anda harus menyampaikan apakah ada hal yang ingin ditanyakan ?
a. Any question?
b. Anybody would like to ask?
Langkah kelima:
Buatlah sebuah kesimpulan dari materi yang telah Anda sampaikan
a. In conclusion ....
b. In summary ....
Langkah keenam:
Setelah langkah 1-5 selesai, buatlah kalimat penutup
a. Thank you for your attention.
b. Thank you very much for your great attention, ladies and gentlemen.
CONJUNCTION
A.  Pengertian
 conjunction (conj/cnj) merupakan salah satu macam kata yang menghubungkan 2 item (kata, kalimat, frasa, atau  klausa) secara bersama-sama.
Dalam bahasa Indonesia ‘conjunction’ disebut juga sebagai kata penghubung, perangkai, ataupun kata sambung.
               B.     Bentuk-bentuk conjunctions/ kata penghubung
1.   Coordinating conjunction
Coordinating conjunctions, juga dipanggil ‘coordinators’, merupakan kata penghubung yang menghubungkan dua atau lebih kata, klausa, ataupun kalimat, yang mempunyai bentuk sintaksis (aturan dalam hal pembuatan kalimat) yang sama. Contoh-contoh kata penghubung coordinating yaitu: for, and, nor, but, or, yet, and so. Untuk memudahkan dalam menghafalnya biasa disingkat FANBOYS.
 Arti dan contoh dalam kalimat:
a.    For yang berarti ‘karena.’
 Contoh: Imamsyah Al-Hadi always keeps the lights on, for he is afraid of sleeping in the dark.
Kata ‘for’ lebih umum digunakan sebagai preposition/kata depan yang bermakana ‘untuk.’
Contoh:A chew is used for cutting wood.
b.   And yang berarti ‘dan.’
Contoh: My sister lives in South Sulawesi, and my brother lives in North Sulawesi.
Perhatikan:
·      Muh. Rifqi enjoys lerning English, and he enjoys playing football.
·      Muh. Rifqi enjoys learning English and playing football.
(S + V) + koma ( S + V)
c.    Nor yang berarti ‘dan.’
Contoh: Ali doesn’t enjoy learning English , nor does he enjoy football. [kalimat negatif]
d.   But yang berarti ‘tetapi.’
Contoh:
·      Muh. Imran enjoys learning English, but he doesn’t enjoy playing football.
·      My shoes are old but comfortable.
e.    Yet yang berarti ‘namun.’
Contoh: Muh. Imran enjoys learning English, yet he doesn’t enjoy playing football.
f.    Or yang berarti ‘atau.’
Contoh:
·      Next month I will go to my hometown, or I may just stay in Makassar.
·      Next month I will go to my hometown or may just stay in Makassar.
g.      So yang berarti ‘jadi/ oleh karena itu.’
Contoh: I have a dream to go abgroad, so I have to study English more.
2.   Correlative conjunction
Correlative conjunctions, juga biasa disebut ‘paired conjunctions’,  merupakan kata penghubung yang berpasangan yang menyerasikan atau melaraskan 2 item (kata, kalimat, frasa, atau  klausa). Contohnya: both…and;  not only…but also; either…or; neither…nor.
 Arti dan contoh dalam kalimat:
a.    Both…and yang beramakna ‘keduanya’
Contoh: Both Muh. Syihab and Muh. Hasan basri are the members of New Generation Club.
Dua subjek yang dihubungkan oleh ‘both…and’ adalah berbentuk jamak.
b.   Not only…but also yang bermakna ‘tidak hanya…tapi juga’
Contoh:
·      Not only my sister but also my brother is in Makassar.
·      Not only my sister but also my brothers are in Makassar.
Ketika ada dua subjek yang dihubungkan oleh not only…but also, either…or, or neither…nor’ maka subject yang lebih dekat dengan kata kerja yang akan menentukan apakah kata kerjanya berbentuk tunggal atau jamak.
c.    Either…or yang bermakana ‘baik…atau/juga’
Contoh:
·      Either my sister or my brother is in Makassar.
·      Either my sister or my brothers are in Makssar.
d.   Neither…nor yang bermakna ‘baik…maupun…tidak’
Contoh:
·      Neither my sister nor my brother is in Makassar.
·      Neither my sister nor my brothers are in Makssar.
            3.   Subordinating conjunction
Subordinating conjuctions, juga disebut ‘subordinators’, merupakan kata penghubung yang memperkenalkan sebuah kalimat. Kata penghubung ‘subordinating’ digunakan dalam adverb clause yang mana tidak bisa berdiri sendiri tanpa adanya kalimat yang menggandengnya. Contoh kata penghubung ‘subordinating’ yaitu sebagai berikut.
Timeafter, before, when, while, as, as soon as, since, until, by the time, once, whenever, every time etc.
Cause and effectbecause, now that, since etc.
Contrasteven though, although, though etc.
Direct contrast: while, whereas etc.
Condition: if, unless, only if, whether or not, even if, in case, in the even that etc.
Contoh dalam bentuk kalimat:
·      Because he was sleepy, he went to bed. [memakai koma]
·      He went to bed because he was sleepy. [tanpa koma]
·      Now that the semester is over, I’m going to go to my hometown. [memakai koma]
·      Since it’s raining, I can’t go to campuss. [memakai koma]
‘Since’ berarti ‘karena’, dan ‘now that’ berarti ‘karena sekarang.’